Aku maSih menatapmu dengan tatapan yang Sama
dan kau terlalu Sibuk untuk berbalik menatapku
meSki hanya SeperSekian detik Saja.
Hari ini ini adalah hari bahagiamu.
Hari dimana kau dan gadiS pilihanmu Sedang duduk berSama,
mengucapkan Seribu harapan dan doa,
lalu dengan hembuSan nafaSmu kau padamkan dua lilin yang menunjukkan uSiamu Saat ini.
Padam, kini lilin itu telah padam.
Pun dengan lilin yang pernah ku tanam di hatimu.
HaruSnya aku juga telah memadamkan lilinmu di hatiku.
Tapi kau memang Sialan!
Kau tak memberitahuku jika lilin yang kau tanamkan
adalah jenis lilin 1500 tahun yang ditemukan di Appian Way.
Sedang aku hanya menancapkan lilin biaSa
yang dapat kau padamkan hanya dengan Sekali tiup.
Hari ini, dalam diamku atau mungkin dalam tangiSku,
Kukirimkan Seribu "aamiin" untuk setiap doa yang kau panjatkan.
Kudoakan untuk kebahagianmu dengan pilihanmu
MeSki pada akhirnya bukan aku yang kau pilih
DiSini, maSih diSudut yang Sama.
Aku memilih tetap menatap.
MeSki tatapanku tak lagi kau tatap.
Menjaga lilinmu, yang hingga Saat ini tak pernah padam..
Monday, January 20, 2014
Saturday, December 14, 2013
Maybe~
Pallangga, 14 Maret 2013
22 : 19 WITA
22 : 19 WITA
Besok, saya dan teman-teman biologi seangkatan 2012 akan berangkat ke Malino untuk praktikum lapangan. Menurut desas desus yang beredar, katanya nih disana kita mengamati langsung macam-macam tumbuhan dan mengumpulkan berbagai jenis daun yang kemudian akan dibuat herbarium. Nah, sambil nunggu pagi kite dengerin suara abang dulu deh. Lagunya juga cocok buat suasana hati malam ini.
Wanna sing together with me? Here is the lyric :)
Didn't you want to hear
Apa kau tidak ingin
mendengar
The sound of all the places we could go
Suara dari semua tempat
yang bisa kita datangi
Do you fear
Apakah kau takut
The expressions on the faces we don't
know
Ekspresi di wajah yang
tidak kita ketahui
It's a cold hard road when you wake up
Ini adalah jalan yang
sangat dingin ketika kau terbangun
And I don't think that I
Dan aku tidak berpikir
bahwa aku
Have the strength to let you go
Memiliki kekuatan untuk
melepasmu
CHORUS
Maybe it's just me, Couldn't you believe
Mungkin hanya aku, Tak
bisakah kau percaya
That everything I said and did, wasn't
just deceiving
Bahwa semua yang aku
katakan dan lakukan, bukan hanya bualan
And the tear in your eye, and your calm
hard face
Dan air mata di matamu, dan
wajah tenangmu
Makes me wish that I was never brought
into this place
Membuatku berharap bahwa
aku tidak pernah dibawa ke tempat ini
There goes my ring
Cincinku hilang
It might as well have been shattered
Mungkin juga telah hancur
And I'm here to sing
Dan aku di sini untuk
menyanyi
About the things that mattered
Tentang hal-hal penting
About the things that made us feel alive
for (oh) so long
Tentang hal-hal yang
membuat kita merasa hidup untuk (oh) begitu lama
About the things that kept you on my side
when I was wrong
Tentang hal-hal yang
membuatmu di sisiku ketika aku salah
CHORUS
And someday, I promise I'll be gone
Dan suatu hari nanti, aku
berjanji aku akan pergi
And someday, I might even sing this song
Dan suatu hari nanti, aku
bahkan mungkin menyanyikan lagu ini
To you, I might even sing this song, to
you
Untukmu, aku mungkin bahkan
menyanyikan lagu ini, untukmu
And I was crying alone tonight
Dan aku menangis sendirian
malam ini
And I was wasting all of my life just
thinking of you
Dan aku telah
menyia-nyiakan seluruh hidupku hanya memikirkanmu
So just come back we'll make it better
Jadi kembalilah kita akan
membuatnya lebih baik
So Just come back I'll make it
Jadi kembalilah aku akan
membuatnya
Better than it ever was [x2]
Lebih baik daripada
sebelumnya [x2]
CHORUS [x2]
(I want it all, don't leave right
now)
(Aku ingin semuanya, jangan
pergi sekarang)
I'll give you everything)
(Aku akan memberikan
segalanya)
Klik disini
Lagi kena sindrom #pengenposting pas denger lagu, jadinya cuman nge-post liriknya saja --"
Lagi kena sindrom #pengenposting pas denger lagu, jadinya cuman nge-post liriknya saja --"
Tuesday, October 29, 2013
Thanks For The Memories
Hey, apa kabarmu? Kuharap kau sedang baik-baik saja. Karena jika kau sedang sakit, itu artinya waktu penantianku akan lebih lama. Tapi jika kau sedang baik-baik saja, mengapa kau tak datang menjemputku sore tadi? Padahal senja begitu setia menanti kedatangan "kita" di pantai itu.
Masih ingatkah kau kisah kita ketika datang menemui senja? Ah, manis sekali. Sore itu senja begitu ceria, ia bahkan menampakkan jingganya yang indah di atas tarian ombak.
Tahukah kau, kemarin aku memberanikan diri untuk datang menemui senja. Aku datang bersama seorang teman lelakiku. Tapi senja enggan menampakkan diri, ia tetap bersembunyi dibalik awan hitam yang terus menggantung diujung pandanganku. Ia tampak murung, tak sama seperti ketika aku menemuinya bersamamu di sore itu, 3 tahun yang lalu.
Aku memang bukan penanti yang baik, karena terkadang dalam penantian itu aku tergoda oleh yang lain. Dan kini, aku benar-benar tergoda. Ya, lelaki itu, aku sungguh tergoda oleh setiap perhatian yang ia berikan padaku selama 2 tahun terakhir. Pagi hari ia menyapaku dengan suara lembutnya, lalu di malam hari ia dengan setia mndengarkan celotehan tidak pentingku diujung telepon. Hal yang tak pernah lagi kau lakukan selama 3 tahun terakhir, bukan?
Maafkan aku jika kini aku benar-benar tergoda.
Ini bukan salahku, kau yang membiarkanku berlama-lama menanti, hingga akhirnya rasaku pun terkikis dan mati.
Masih ingatkah kau kisah kita ketika datang menemui senja? Ah, manis sekali. Sore itu senja begitu ceria, ia bahkan menampakkan jingganya yang indah di atas tarian ombak.
Tahukah kau, kemarin aku memberanikan diri untuk datang menemui senja. Aku datang bersama seorang teman lelakiku. Tapi senja enggan menampakkan diri, ia tetap bersembunyi dibalik awan hitam yang terus menggantung diujung pandanganku. Ia tampak murung, tak sama seperti ketika aku menemuinya bersamamu di sore itu, 3 tahun yang lalu.
Aku memang bukan penanti yang baik, karena terkadang dalam penantian itu aku tergoda oleh yang lain. Dan kini, aku benar-benar tergoda. Ya, lelaki itu, aku sungguh tergoda oleh setiap perhatian yang ia berikan padaku selama 2 tahun terakhir. Pagi hari ia menyapaku dengan suara lembutnya, lalu di malam hari ia dengan setia mndengarkan celotehan tidak pentingku diujung telepon. Hal yang tak pernah lagi kau lakukan selama 3 tahun terakhir, bukan?
Maafkan aku jika kini aku benar-benar tergoda.
Ini bukan salahku, kau yang membiarkanku berlama-lama menanti, hingga akhirnya rasaku pun terkikis dan mati.
![]() |
| sumber |
Monday, October 21, 2013
Malam itu..
15 menit berlalu, dan kita masih pada posisi yang sama.
Kau masih enggan tuk melepas lingkaran tanganmu di tubuhku.
Pun aku yang masih tak mau melepas aroma tubuhmu yang kurindu siang dan malam.
Ya, tentu saja kita tak ingin melewatkan momen ini.
Sebab aku tahu kau sedang sibuk mempersiapkan hal yang begitu penting
Hingga kita takkan leluasa untuk saling memadu rindu.
Maka biarlah, malam ini aku tenggelam dalam kenistaan.
Pelukanmu malam itu terlalu erat,
aku bahkan tak leluasa bernafas meski nafasku telah kau campuri dengan nafasmu.
Teruskanlah, hingga kau lupa bahwa seseorang diluar sana sedang menunggumu.
Menunggu kau tuk menepati janji suci tuk melingkarkan lingkaran emas di jari manisnya.
Tubuhku kini basah,
Basah karena hujan yang mengalir deras dari sudut matamu.
Tak perlu ada kata yang kau ucap, aku mengerti.
Kau memang anak yang terlalu patuh kepada orang tuamu,
Hingga soal perasaan pun kau tak mampu melawannya.
Kau bahkan rela terkikis, meski pilihan mereka tidak realistis.
Eratkanlah,
karena ketika tubuhku kau lepaskan, maka waktu untuk kita telah habis.
Teruskanlah,
karena esok bukan lagi tubuhku yang akan kau rengkuh.
Percayalah ketika kau telah menjadi milik wanitamu, aku akan tetap merindukan aroma tubuh yang sama. Dan aku takkan bosan menanti hingga sang waktu mengizinkan rindu kembali memadu.
Tuesday, October 1, 2013
Anu.
Entah setan dari mana yang menggoda saya untuk membuat status "aneh" malam ini. Mungkin si setan bermaksud untuk membenarkan dugaanmu tentang saya sekarang atau straight agar kau sadar bahwa saya sedang marah padamu. Lalu kau juga akan marah balik pada diriku, dan terjadilah perang dunia ketiga.
Ah tidak, sebenarnya saya tidak sedang marah. Saya tidak pernah marah padamu, saya hanya kecewa.
Kecewa atas sikapmu beberapa hari terakhir ini. Kadang sekumpulan pertanyaan muncul dibenakku, apa saya penting buatmu atau apa saya benar-benar penting atau saya memang tidak ada penting-pentingnya untuk dirimu.
"Mungkin hanya saya yang terlalu menganggapmu penting, sedang kau sama tidak sekali". Kalimat ini memang terlalu klasik, tapi tetap saja ini benar adanya. -_-
Ini adalah curhatan orang yang sedang terabaikan, merasa tidak dipedulikan dan CEMBURU!
Terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk membaca postingan yang tidak jelas ini :)
Tuesday, September 24, 2013
Kamu dan Aku Adalah Beda, tapi Kita Adalah Sama
Tak perlu kamu menjadi dia atau mereka, tetaplah seperti itu.
Tetaplah menjadi teka-teki yang tak dapat ku tebak meski sangat mudah tertebak.
Sebab mungkin saja hal itulah yang membuatku tetap berada di sampingmu.
Sungguh, aku tak akan mau menyelesaikan teka-teki ini.
Meski terkadang seseorang membisikkan jawaban atas teka-teki ini.
Namun tak akan pernah ku mau mendengarnya.
Anggap saja aku tak pernah mendengarnya
Peduli setan jika mereka mengatakan diriku tolol
Biarkan mereka menertawaiku, lalu aku akan menjadi orang tolol selamanya.
Biarkan aku tetap berada di halaman ini, dengan teka teki yang sama.
Tak perlu berpindah ke teka-teki yang lain, disini saja.
Biarkan ku tetap bersama teka-teki ini tanpa perlu kusudahi.
Ya, tetaplah seperti itu, disampingku selalu.
Sebab bisa jadi hal itulah yang membuat kita menjadi kita.
Dan tetaplah menjadi kita, agar tetap menjadi sama
Kamu dan aku adalah beda, tapi kita adalah sama.
Tetaplah menjadi teka-teki yang tak dapat ku tebak meski sangat mudah tertebak.
Sebab mungkin saja hal itulah yang membuatku tetap berada di sampingmu.
Sungguh, aku tak akan mau menyelesaikan teka-teki ini.
Meski terkadang seseorang membisikkan jawaban atas teka-teki ini.
Namun tak akan pernah ku mau mendengarnya.
Anggap saja aku tak pernah mendengarnya
Peduli setan jika mereka mengatakan diriku tolol
Biarkan mereka menertawaiku, lalu aku akan menjadi orang tolol selamanya.
Biarkan aku tetap berada di halaman ini, dengan teka teki yang sama.
Tak perlu berpindah ke teka-teki yang lain, disini saja.
Biarkan ku tetap bersama teka-teki ini tanpa perlu kusudahi.
Ya, tetaplah seperti itu, disampingku selalu.
Sebab bisa jadi hal itulah yang membuat kita menjadi kita.
Dan tetaplah menjadi kita, agar tetap menjadi sama
Kamu dan aku adalah beda, tapi kita adalah sama.
Thursday, September 5, 2013
I'm back
Assalamu 'Alaikum Wr Wb.
Hello hullaaa hulla...
Hampir setaun saya minggat dari blog ini, lama juga yah. Dan banyak hal yang terlewatkan yang belum sempat kuceritakan kepada bloggy. So that, just wait for the next post guys! :)
Subscribe to:
Posts (Atom)







.jpg)